Workshop Stage Manager Rangkaian Kedua Menuju Dies Natalis UKM Seni Nanggala ke-24

Workshop Stage Manager Rangkaian Kedua Menuju Dies Natalis UKM Seni Nanggala ke-24



Bangkalan, 21 September 2025— Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Nanggala, Universitas Trunojoyo Madura kembali menggelar acara pra-dies natalis dalam rangka perayaan ke-24 tahun berdirinya. Pada Kamis, 18 September 2025, UKM Seni Nanggala menyelenggarakan Workshop Stage Manager di Gedung Student Center sebagai rangkaian kedua dari sejumlah agenda menuju acara puncak. 

Workshop Stage Manager menghadirkan Tasyha Bawolje—pengkaji seni sekaligus praktisi panggung yang saat ini menetap di Sidoarjo dan tengah menempuh studi Desain Interior di Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Tasyha atau akrab dipanggil Kak Chacu telah berkiprah luas dalam dunia seni, antara lain sebagai Artistik Director di Cemeti Jogja, Lighting Exhibition Designer pada Biennale Jatim XI, Asisten Technical Director Not Yet Festival Garasi Performance Institut Yogyakarta, Exhibition Designer Solo Performance Puri Senja, serta Technical Drafter Inofokasia IXhibition di GIK UGM Yogyakarta.

Dalam pemaparannya, Kak Chacu menegaskan bahwa stage manager adalah pusat kendali dalam sebuah produksi. "Stage manager menjadi master file dari keseluruhan produksi, tapi perancangannya berasal dari arahan director technical,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antarbagian, mulai dari tim teknik, tim artistik, vendor, hingga logistik, serta penerapan regulasi keselamatan kerja untuk menjaga kelancaran proses produksi. Workshop Stage Manager juga mengupas peran vital stage manager dalam mendampingi proses latihan, memastikan kebutuhan produksi, dan mempersiapkan ruang latihan yang menyerupai panggung pertunjukan. 

Peserta didorong untuk terbuka dalam mempelajari berbagai posisi produksi dengan prinsip berbagi pengalaman dan menjaga profesionalitas, khususnya di hari pertunjukan. Melalui acara ini, UKM Seni Nanggala berharap dapat memahami bahwa panggung pertunjukan bukan sekadar ruang ekspresi, melainkan sebuah sistem yang terbangun dari koordinasi, tanggung jawab, dan kerja sama lintas bidang. Workshop ini menjadi pijakan menuju acara Dies Natalis UKM Seni Nanggala ke-24.

Oleh: Intan Ramadhani

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NYUKUR ikut memeriahkan NGABUBER

UKM Seni Nanggala Ruwat Rawat Segoro Gunung: Sebuah Persembahan di Eksotika Bromo 2025

Omba’ Trunojoyo: Tarian UKM Seni Nanggala Jadi Sorotan di STKW Surabaya