Day 2 Trunojoyo Art Festival 2025 UKM Seni Nanggala

Day 2 Trunojoyo Art Festival 2025 UKM Seni Nanggala


Bangkalan, 12 November 2025—Pada hari kedua Dies Natalis UKM Seni Nanggala ke-24 tanggal 25 Oktober 2025, panggung Trunojoyo Art Festival 2025 menjadi wadah bagi tiga perupa performance art; Artyoulooking, Dwi Januartanto, dan Lamijan—tiga tubuh yang berbeda, tapi sama-sama mengurai pencarian tentang manusia dan semestanya.



Artyoulooking menafsirkan kehidupan sebagai ruang metamorfosis: manusia diberi waktu untuk menempuh perubahan jiwa dan raga. Tiap akhir bukanlahpenutup, melainkan gerbang menuju garis takdir baru. Tak semua perubahan lahir dari keindahan—ada yang tumbuh dari luka, berakar pada dendam, dan menyala dalam amarah. Sebuah perjalanan yang menyingkap cahaya dan bayangan, pilihan dan keterpaksaan.


Dwi Januartanto mengajak penonton menapak dalam kenangan; mengganti sepatu lama dengan yang baru, lalu menginjakkan kaki di atas kanvas—meninggalkan jejak yang menjelma menjadi artefak. Dari kebiasaan masa kecil yang kini memudar, pertunjukan ini menumbuhkan refleksi tentang waktu, kebiasaan, dan pergeseran tubuh dalam ruang sosial yang selalu berubah.


Lamijan menutup malam dengan pertunjukan yang hening, tapi menggema: tentang doa yang bukan sekadar ritual, melainkan pertemuan antara tubuh dan alam. Di antara tumbuhan yang menjadi saksi, tubuh sebagai medium yang bergetar seiring doa yang terucap. Melalui pertunjukan ini, doa hadir bukan hanya sebagai bisikan kepada Yang Maha Mendengar, melainkan juga sebagai percakapan batin manusia dengan segala yang berada di luar dirinya.

Oleh: Intan Ramadhani

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UKM Seni Nanggala Ruwat Rawat Segoro Gunung: Sebuah Persembahan di Eksotika Bromo 2025

Omba’ Trunojoyo: Tarian UKM Seni Nanggala Jadi Sorotan di STKW Surabaya

Syarat dan Ketentuan Lomba Baca & Cipta Puisi "Puisi di tengah Dunia Isolasi"