KOLONI: Kosa Loka Nila, Pentas Perdana UKM Seni Nanggala 2025

KOLONI: Kosa Loka Nila, Pentas Perdana UKM Seni Nanggala 2025


Bangkalan, 17 Desember 2025—UKM Seni Nanggala sukses menggelar Pentas Perdana 2025 yang berlangsung di Gedung Student Center, Universitas Trunojoyo Madura. Acara ini menjadi ruang ekspresi awal bagi calon anggota tetap UKM Seni Nanggala sekaligus medium reflektif untuk menyuarakan isu sosial melalui seni pertunjukan.

Mengusung tema “KOLONI: Kosa Loka Nila”, pentas perdana 2025 menghadirkan tafsir mendalam melalui tiga elemen utama yang saling berkelindan. Kosa dimaknai sebagai bahasa seni (musik, tari, dan teater). Loka merepresentasikan dunia atau ruang. Sementara nila melambangkan kedalaman emosi. Warna biru menjadi simbol kehampaan yang tertinggal dan kedalaman batin yang ditinggalkan.

Pentas perdana merupakan salah satu tahapan penting dari beberapa rangkaian calon anggota UKM Seni Nanggala—sebagai bentuk pembuktian untuk menjadi anggota tetap UKM Seni Nanggala. Dalam acara ini dua pertunjukan utama ditampilkan sebagai perwujudan tema besar. “Katon Serna"— music and creative performance dance. Sebuah pertunjukan yang menyajikan potret getir desa mati. Melalui perpaduan bunyi, gerak, dan visual—Katon Serna menjadi elegi tentang desa yang tampak di mata, tapi sirna di jiwa.

Penampilan kedua, “Rangka Rengka”—performance theatre and contemporary dance. Sebuah pertunjukan yang mengajak penonton menyelami konflik batin manusia. Karya ini menggambarkan pusaran emosi yang saling berbenturan di ambang diri. Melalui tubuh, ruang, dan ekspresi—Rangka Rengka menghadirkan perenungan tentang rapuhnya manusia saat berhadapan dengan dirinya sendiri.

Pentas perdana UKM Seni Nanggala 2025 tidak hanya menjadi ajang unjuk karya, melainkan juga ruang dialog sunyi antara seni dan realitas sosial. Melalui “KOLONI: Kosa Loka Nila”, seni menjadi bahasa yang menyingkap apa yang kerap luput dari pandangan; desa yang ditinggalkan dan manusia yang terus mencari makna pulang.

Oleh: Intan Ramadhani

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

UKM Seni Nanggala Ruwat Rawat Segoro Gunung: Sebuah Persembahan di Eksotika Bromo 2025

Omba’ Trunojoyo: Tarian UKM Seni Nanggala Jadi Sorotan di STKW Surabaya

Syarat dan Ketentuan Lomba Baca & Cipta Puisi "Puisi di tengah Dunia Isolasi"